Hai Moms/dads,
Apa kabar? semoga dalam keadaan baik ya, gimana perkembangan anak-anak
di masa pertumbuhannya nih mom? Sedikit cerita nih, kemarin aku diundang Pediasure untuk join di acara
webinar mereka sekaligus meluncurkan Inovasi Pediasure untuk Dukung
Visible Growth dan Pertumbuhan Optimal pada anak.
Dimana pematerinya sangat berpengalaman di bidangnya ditambah kehadiran
Brand Ambassador Pediasure Sherina Munaf yang berbagi pengalaman tentang masa
kecilnya dengan Pediasure seperti flashback masa kecil aku. hehe
 |
| webinar bersama PediaSure dan BA Sherina Munaf |
Bertepatan dengan itu juga Pediasure mengumumkan peluncuran
solusi nutrisi anak, yakni PediaSure dengan formula baru yang mengandung Arginin
dan Vitamin K2. Peluncuran ini komitmen PediaSure dalam mendukung pertumbuhan
nyata dan mengoptimalkan potensi pertumbuhan anak-anak Indonesia.
Seperti yang
kita ketahui, di Indonesia kasus stunting dengan gizi buruk yang masih sering
kita temui. Oleh sebab itu,
PediaSure bermaksud meluncurkan produk PediaSure dengan
formula baru yang diharapkan dapat lebih mendukung anak – anak Indonesia
memenuhi kelengkapan nutrisinya agar dapat mencapai visible growth dan pertumbuhan optimal.
Ada beberapa ciri dampak
stunting pada anak-anak diantaranya adanya gangguan tumbuh kembang otak,
gangguan system imun, IQ rendah dan pertumbungan tinggi anak terhambat di
usianya.
Gangguan gizi sering juga
disebut sebagai malnutrisi, yaitu kondisi kelebihan atau kekurangan gizi
sehingga nutrisi di dalam tubuh tidak seimbang. Dapat dibilang bahwa malnutrisi
bukan saja berkaitan dengan kurangnya gizi.
Ketidakseimbangan gizi dapat juga
diakibatkan oleh berlebihnya suatu nutrisi. WHO menjelaskan bahwa gangguan gizi
dapat berdampak pada tinggi dan berat badan. Selain itu, malnutrisi juga
membuat tubuh kehilangan daya tahannya, apalagi jika terjadi pada anak-anak. Mereka yang berusia di bawah lima tahun dan mengalami gangguan gizi
ternyata lebih rentan terdampak infeksi penyakit dengan proses pemulihan yang
lebih lama.
Ada beberapa faktor yang dapat
menyebabkan anak kurang gizi. Berikut ini adalah contoh penyakit yang dapat
memicu kekurangan gizi dalam tubuh anak:
- Diare
- Campak
- Pertusis
- Kanker
- Liver
- Radang usus kronis
Jangan sampai kekurangan nutrisi pada anak kita memberi dampak kesehatan baik
dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Dimana di Negara kita Indonesia
lebih dari 1 dari setiap 4 anak mengalami stunting akibat kekurangan
nutrisi.
Di usia nya yang menginjak 25 tahun, PediaSure kini mengandung Arginin
dan Vitamin K2, dua nutrisi penting untuk mendukung pertumbuhan anak kita. Nah,
sebagai orang tua kita harus pintar-pintar memilih nutrisi pada anak sedini
mungkin. Salah satunya melalui edukasi pengukuran tinggi badan dan berat badan
anak secara berkala.
Nah, PediaSure ini yang sudah kita kenal adalah salah satu solusi nutrisi lengkap dan seimbang yang dirancang secara ilmiah dan teruji secara klinis dapat mendukung pertumbuhan nyata pada anak dalam waktu 9 minggu serta meningkatkan daya tahan tubuh anak juga moms..
PediaSure dengan formula baru ini yang tersedia dalam rasa vanilla,
coklat dan madu sudah dapat ditemukan di berbagai toko susu online maupun
offline ya, moms.
 |
| PediaSure Formula baru #25th |
Oh ya, Pediasure juga memiliki aplikasi yg mumpuni 'GrowthPedia' yaitu
alat pengukur tinggi badan dengan saran nutrisi online yang bertujuan untuk
membantu orang tua dalam mengidentifikasi resiko masalah pertumbuhan pada anak
dan mendorong intervensi nutrisi sejak dini.
 |
| Growthpedia |
Yuk Moms,
dukung tumbuh kembang si Kecil dengan mengukur tinggi dan berat badannya secara
berkala, serta berikan nutrisi seimbang sesuai tahapan usianya. Lengkapi juga
dengan pemberian PediaSure 2x sehari!
source : PediaSure